Minggu, 06 Mei 2012

Laporan Mikroskop

MIKROSKOP


A.    Tujuan Percobaan
Terampil menggunakan mikroskop.

B.     Landasan Teori
Mikroskop merupakan bagian alat yang terdapat di laboratorium. mikroskop merupakan suatu optik seperti sepasang lensa. Kegunaan dari miktoskop sangat banyak sekali terutama dapat membantu praktikan untuk mengamati organisme yang sangat kecil yang tidak di lihat dengan penglihatan biasa. Dengan adanya mikroskop semua organisme mikroskopik dapat diamati dengan jelas.
Mikroskop pertama kali ditemukan oleh Antony Van Leuwenhoek (1632-1723) yang berkebangsaan Belanda, dengan mikroskop yang masing-masing terdiri atas lensa tunggal hasil gosokan rumah yang ditanam dalam kerangka kuningan dan perak. Kekuatan perbesaran tertinggi yang dapat dicapainya hanyalah 200-300 kali, mikroskop ini sedikit sekali persamaannya dengan mikroskop cahaya majemuk yang ada sekarang.
Macam-macam mikroskop:
a.       Mikroskop Cahaya
Merupakan mikroskop yang mempunyai bagian – bagian yang terdiri dari alat-alat yang bersifat optik, berguna untuk mengamati benda-benda atau preparat yang transparan. Suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa ialah mikroskop ultraviolet, karena cahaya ultraviolet tak dapat dilihat oleh mata manusia maka bayangan benda harus direkam pada piringan peka cahaya. Mikroskop ini menggunakan lensa kuarsa. Bagian-bagian mikroskop:
1.  Bagian optik
    Lensa Okuler
    Lensa Objektif
    Kondensor
    Cermin
2.  Bagian mekanik
    Tubus

    Makrometer
    Mikrometer
    Meja preparat
    Penjepit preparat
    Pengatur kondensor
    Kaki mikroskop
    Revolver
    Pegangan mikroskop
b.      Mikroskop Pendar
Mikroskop ini dapat digunakan untuk mendeteksi benda asing atau antigen dalam jaringan.
c.       Mikroskop Medan Gelap
Mikroskop ini digunakan untuk mengamati bakteri hidup, khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampir mendekati batas daya pisah mikroskop majemuk.
d.      Mikroskop Fasekontras
Mikroskop ini digunakan untuk mengamati benda hidup dalam keadaan alaminya, tanpa menggunakan bahan pewarna. Pada bawah meja objeknya dan pada lensa objektifnya terpasang perlengkapan fase kontras.
e.       Mikroskop Elektron
Banyak komponen sel seperti mitokondria, ribosom dan retikulum endoplasma yang begitu kecil tidak bisa dilihat secara detail dengan mikroskop biasa. Mereka hanya bisa melihat dengan mikroskop elektron (Kamajaya, 1996).
f.       Mikroskop Elektron Pemayaran
Mikroskop ini menggunakan berkas elektron, tetapi yang seharusnya ditransmisikan secara serempak ke seluruh medan elektron difokuskan sebagai titik yang sangat kecil dan dapat digerakkan maju mundur pada spesimen (Winatasasmita, 1986).

C.     Alat dan Bahan
Mikroskop


D.    Langkah Kerja
1.      Meletakkan mikroskop pada posisi dan tempat yang aman.
2.      Mencari cahaya dari sumber yang paling jelas.
3.      Membiasakan kedua mata bisa melihat secara bersamaan ketika meneliti dan menulis pengamatan.
4.      Memposisikan mikroskop dengan pas sesuai
5.      Menggunakan lensa yang pembesarannya lebih kecil dahulu (10x, 40x, dan 100x)
6.      Menurunkan tubus sampai seminimal mungkin hingga objek dapat terlihat jelas

E.     Hasil Pengamatan
F.      Pembahasan
Fungsi bagian-bagian mikroskop:
a.    Lensa okuler, berfungsi untuk menayangkan bayangan benda langsung pada mata si peneliti
b.    Tubus, berfungsi untuk tempat menempelnya lensa objektif atau untuk menaik turunkan lensa objektif.
c.    Revolver, berfungsi untuk tempat menempelnya lensa objektif dan untuk memutar lensa objektif.

d.   Lensa objektif pembesaran lemah, berfungsi untuk membesarkan bayangan benda secara lemah.
e.    Lensa objektif pembesaran kuat, berfungsi untuk membesarkan bayangan benda secara kuat.
f.     Meja preparat, berfungsi untuk meletakan benda (preparat) yang akan di teliti.
g.    Penjepit preparat, berfungsi untuk menjepit preparat agar tidak bergeser.
h.    Kaki mikroskop, berfungsi untuk menopang atau berdirinya mikroskop.
i.      Cermin (reflektor), berfungsi untuk memantulkan atau mengumpulkan cahaya.
j.      Diafragma, berfungsi untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk.
k.    Lengan mikroskop, berfungsi untuk memegang mikroskop.
l.       Mikrometer, berfungsi untuk mengatur fokus halus dan mempertajam bayangan benda.
m.  Miakrometer, berfungsi untuk mengatur fokus kasar dan memperjelas bayangan benda.
Cara menggunakan mikroskop: peganglah dengan tangan kiri pada lengannya dan tangan kanan pada kaki mikroskop, letakkan di atas meja dengan aman, putar revolver agar pembesaran lemah berada di tengah meja objek, putarlah diafragma untuk mendapat cahaya yang banyak, putarlah tombol pengatur fokus sehingga tabung turun, aturlah cermin untuk mendapatkan cahaya dengan dilihat dari lensa okuler, letakkan objek yang akan diamati di meja objek, kemudian jepit, untuk melihat objek dengan jelas putarlah revolver sehingga pembesaran menjadi besar.

G.    Kesimpulan
Mikroskop pertama kali ditemukan oleh Antony Van Leuwenhoek (1632-1723). Mikroskop merupakan sebuah alat yang digunakan untuk melihat benda yang sangat kecil (mikroskopis), yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop bermacam-macam, salah satunya adalah mikroskop cahaya yang di amati dalam praktikum ini. Melalui praktikum ini, kami mengetahui bagian-bagian mikroskop cahaya beserta fungsinya. Dan juga lebih terampil dalam menggunakan mikroskop cahaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Minggu, 06 Mei 2012

Laporan Mikroskop

MIKROSKOP


A.    Tujuan Percobaan
Terampil menggunakan mikroskop.

B.     Landasan Teori
Mikroskop merupakan bagian alat yang terdapat di laboratorium. mikroskop merupakan suatu optik seperti sepasang lensa. Kegunaan dari miktoskop sangat banyak sekali terutama dapat membantu praktikan untuk mengamati organisme yang sangat kecil yang tidak di lihat dengan penglihatan biasa. Dengan adanya mikroskop semua organisme mikroskopik dapat diamati dengan jelas.
Mikroskop pertama kali ditemukan oleh Antony Van Leuwenhoek (1632-1723) yang berkebangsaan Belanda, dengan mikroskop yang masing-masing terdiri atas lensa tunggal hasil gosokan rumah yang ditanam dalam kerangka kuningan dan perak. Kekuatan perbesaran tertinggi yang dapat dicapainya hanyalah 200-300 kali, mikroskop ini sedikit sekali persamaannya dengan mikroskop cahaya majemuk yang ada sekarang.
Macam-macam mikroskop:
a.       Mikroskop Cahaya
Merupakan mikroskop yang mempunyai bagian – bagian yang terdiri dari alat-alat yang bersifat optik, berguna untuk mengamati benda-benda atau preparat yang transparan. Suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa ialah mikroskop ultraviolet, karena cahaya ultraviolet tak dapat dilihat oleh mata manusia maka bayangan benda harus direkam pada piringan peka cahaya. Mikroskop ini menggunakan lensa kuarsa. Bagian-bagian mikroskop:
1.  Bagian optik
    Lensa Okuler
    Lensa Objektif
    Kondensor
    Cermin
2.  Bagian mekanik
    Tubus

    Makrometer
    Mikrometer
    Meja preparat
    Penjepit preparat
    Pengatur kondensor
    Kaki mikroskop
    Revolver
    Pegangan mikroskop
b.      Mikroskop Pendar
Mikroskop ini dapat digunakan untuk mendeteksi benda asing atau antigen dalam jaringan.
c.       Mikroskop Medan Gelap
Mikroskop ini digunakan untuk mengamati bakteri hidup, khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampir mendekati batas daya pisah mikroskop majemuk.
d.      Mikroskop Fasekontras
Mikroskop ini digunakan untuk mengamati benda hidup dalam keadaan alaminya, tanpa menggunakan bahan pewarna. Pada bawah meja objeknya dan pada lensa objektifnya terpasang perlengkapan fase kontras.
e.       Mikroskop Elektron
Banyak komponen sel seperti mitokondria, ribosom dan retikulum endoplasma yang begitu kecil tidak bisa dilihat secara detail dengan mikroskop biasa. Mereka hanya bisa melihat dengan mikroskop elektron (Kamajaya, 1996).
f.       Mikroskop Elektron Pemayaran
Mikroskop ini menggunakan berkas elektron, tetapi yang seharusnya ditransmisikan secara serempak ke seluruh medan elektron difokuskan sebagai titik yang sangat kecil dan dapat digerakkan maju mundur pada spesimen (Winatasasmita, 1986).

C.     Alat dan Bahan
Mikroskop


D.    Langkah Kerja
1.      Meletakkan mikroskop pada posisi dan tempat yang aman.
2.      Mencari cahaya dari sumber yang paling jelas.
3.      Membiasakan kedua mata bisa melihat secara bersamaan ketika meneliti dan menulis pengamatan.
4.      Memposisikan mikroskop dengan pas sesuai
5.      Menggunakan lensa yang pembesarannya lebih kecil dahulu (10x, 40x, dan 100x)
6.      Menurunkan tubus sampai seminimal mungkin hingga objek dapat terlihat jelas

E.     Hasil Pengamatan
F.      Pembahasan
Fungsi bagian-bagian mikroskop:
a.    Lensa okuler, berfungsi untuk menayangkan bayangan benda langsung pada mata si peneliti
b.    Tubus, berfungsi untuk tempat menempelnya lensa objektif atau untuk menaik turunkan lensa objektif.
c.    Revolver, berfungsi untuk tempat menempelnya lensa objektif dan untuk memutar lensa objektif.

d.   Lensa objektif pembesaran lemah, berfungsi untuk membesarkan bayangan benda secara lemah.
e.    Lensa objektif pembesaran kuat, berfungsi untuk membesarkan bayangan benda secara kuat.
f.     Meja preparat, berfungsi untuk meletakan benda (preparat) yang akan di teliti.
g.    Penjepit preparat, berfungsi untuk menjepit preparat agar tidak bergeser.
h.    Kaki mikroskop, berfungsi untuk menopang atau berdirinya mikroskop.
i.      Cermin (reflektor), berfungsi untuk memantulkan atau mengumpulkan cahaya.
j.      Diafragma, berfungsi untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk.
k.    Lengan mikroskop, berfungsi untuk memegang mikroskop.
l.       Mikrometer, berfungsi untuk mengatur fokus halus dan mempertajam bayangan benda.
m.  Miakrometer, berfungsi untuk mengatur fokus kasar dan memperjelas bayangan benda.
Cara menggunakan mikroskop: peganglah dengan tangan kiri pada lengannya dan tangan kanan pada kaki mikroskop, letakkan di atas meja dengan aman, putar revolver agar pembesaran lemah berada di tengah meja objek, putarlah diafragma untuk mendapat cahaya yang banyak, putarlah tombol pengatur fokus sehingga tabung turun, aturlah cermin untuk mendapatkan cahaya dengan dilihat dari lensa okuler, letakkan objek yang akan diamati di meja objek, kemudian jepit, untuk melihat objek dengan jelas putarlah revolver sehingga pembesaran menjadi besar.

G.    Kesimpulan
Mikroskop pertama kali ditemukan oleh Antony Van Leuwenhoek (1632-1723). Mikroskop merupakan sebuah alat yang digunakan untuk melihat benda yang sangat kecil (mikroskopis), yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop bermacam-macam, salah satunya adalah mikroskop cahaya yang di amati dalam praktikum ini. Melalui praktikum ini, kami mengetahui bagian-bagian mikroskop cahaya beserta fungsinya. Dan juga lebih terampil dalam menggunakan mikroskop cahaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar